^ Ke Atas
 
 

BERITA FOTO

2013-04-23 : Kunjungan (Tamu Luar Negeri)

Kunjungan Dubes Jepang ke-1

2013-04-23 : Kunjungan (TNI & POLRI)

Kunjungan Panglima TNI Periode 98-99

2013-04-23 : Kunjungan (Birokrat dan Politisi)

Kunjungan Wakil Ketua MPR RI 09-14

2013-04-23 : Kunjungan (Musisi dan Budayawan)

Kunjungan Jamrud ke-1

Anda berada di: Depan > Kuliah Umum Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi
Kuliah Umum Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi
Diposting pada: 2014-01-05 21:04:15 | Hits : 627 | Kategori: Internal
 

Prof. Dr. H. Mahfud MD yang juga sebagai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia menyatakan agar Indonesia bermartabat di dunia, maka diperlukan pemimpin yang bersikap adil. "Negara akan hancur jika dipimpin oleh orang yang tidak adil. Martabat bangsa akan runtuh dimulai dari ketidakadilan," ungkapnya.

Semua itu disampaikan Mahfud saat memberikan kuliah umum di hadapan dosen, mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam dan Majelis Taklim Pondok Pesantren Darussalam, Ahad (5/1).

Bila negara ingin selamat, sambung dia, maka keadilan harus ditegakan kepada siapa pun. Belajar dari reformasi dengan membasmi korupsi, kolusi dan nepotisme. "Di negara ini ada konstitusi dengan tujuan untuk membangun kesejahteraan. Kesejahteraan itu bisa dibangun oleh pemerintahan yang adil," bebernya.

Menurutnya, kesejahteraan itu bisa diperoleh dari tiga hal antara lain kesehatan, pendidikan dan ekonomi. "Itu semua sudah ada anggarannya, namun banyak dikorupsi," tandasnya.

Mahfud mengungkapkan banyak dan seringkali ada yang menganggap politik itu haram dan kotor. Sebenarnya, seluruh elemen terlibat dalam politik karena negara itu merupakan politik tertinggi, meskipun mendukung, menentang dan tidak ikut-ikutan itu termasuk dalam politik. "Sekarang ini orang Islam harus mengerti politik karena berpolitik ada dalam fiqihnya," ujarnya.

Radar

 

Posting Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali

MUTIARA HADIST
Hati-hati Wahai Saudaraku... :
Dari Ibnu Mas'ud Ra. Telah Berkata: Telah Bersabda Rasulullah Saw: "Tidak Halal Darah Seorang Muslim Kecuali Disebabkan Salah Satu Dari Tiga Perkara: Duda/janda Yang Berzina, Pembunuhan Dibalas Bunuh, Orang Meninggalkan Agamanya, Memisahkan Diri Dari Jama'ah (murtad)."

 

 

Powered by: GaluhCMS | Hosted by: GaluhWeb