^ Ke Atas
 
 

BERITA FOTO

2013-04-23 : Kunjungan (Tamu Luar Negeri)

Kunjungan Dubes Jepang ke-1

2013-04-23 : Kunjungan (TNI & POLRI)

Kunjungan Panglima TNI Periode 98-99

2013-04-23 : Kunjungan (Birokrat dan Politisi)

Kunjungan Wakil Ketua MPR RI 09-14

2013-04-23 : Kunjungan (Musisi dan Budayawan)

Kunjungan Jamrud ke-1

Anda berada di: Depan > Deddy Mizwar Jadi Santri Kehormatan Ponpes Darussalam
Deddy Mizwar Jadi Santri Kehormatan Ponpes Darussalam
Diposting pada: 2013-04-01 09:45:55 | Hits : 1537 | Kategori: Internal
 

 

http://www.darussalamciamis.or.id/assets/uploaded/DSC00845.JPGCalon Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menjadi santri kehormatan di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis-Jabar. Aktor senior itu, diundang sebagai tamu dalam Reuni Akbar Ikatan Alumni Pondok Pesantren Darussalam (IKADA), Selasa (25/12). Reuni akbar IKADA yang berlangsung sejak tanggal 19—25 Desember 2012 itu dihadiri ribuan alumni dari berbagai daerah. Semua alumni memenuhi aula dan halaman pesantren yang berada di Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis.

Acara tersebut, dihadiri sejumlah alumni Pesantren Darussalam yang meraih sukses di masyarakat. Antara lain Bupati Karawang, Ade Swara, vokalis Band Wali Faank dan yang lainnya. Ketua IKADA Ciamis yang baru K.H. Mohammad Aminuddin mengatakan pencalonan Deddy Mizwar sebagai Wakil Gubernur Jabar, diharapkan dapat melakukan transformasi budaya di birokasi. Ia menilai, seniman senior tersebut merupakan pasangan yang tepat bagi calon Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan.

Calon Wakil Gubernur Deddy Mizwar, di hadapan para alumni Pesantren Darussalam mengatakan, pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan peristiwa budaya biasa. Sebaiknya disikapi dengan biasa, tidak perlu berlebihan. Jangan sampai menimbulkan sikap permusuhan sesama warga. ''Pilkada tidak seperti pertandingan tinju yang harus siap menang atau kalah,'' kata Deddy.

Untuk meraih kemenangan dan menjadi juara, lanjut dia, petinju harus menghajar lawannya sampai babak-belur. Bahkan, ada lawan pemain tinju yang meninggal. Artinya, pemenangnya dimuliakan, sementara yang kalah terhinakan. “Apakah pantas, sesama manusia saling menghinakan? Tentu, tidak ada satu manusia pun yang mau dihinakan oleh manusia lain,” paparnya.

Menurut Deddy, pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bukan untuk menang atau kalah. Tetapi, harus siap memilih dan mendukung yang terpilih. Siapa pun yang terpilih dalam Pilkada Jabar pada 24 Februari mendatang, para pemilih harus tetap bertanggung jawab ketika yang bersangkutan memimpin. “Ingatkan pemimpin jika melakukan kesalahan dan tidak amanah,” tegasnya.

 

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Kepada Sebuah Mimpi :
Abu Sa'id Al-Khudri R.a. Mendengar Rasulullah Saw Bersabda, "Jika Salah Seorang Kamu Melihat Mimpi Yang Disukai, Maka Itu Dari Allah Dan Hendaklah Diceritakannya Kepada Orang Lain."Dalam Riwayat Lain: "Jangan Diberitakan Kecuali Kepada Orang Yang Engkau Sukai. Dan Jika Mimpi Yang Menakutkan, Maka Itu Dari Setan Dan Hendaklah Ia Berlindung Kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Dan Tidak Menceritakannya Kepada Orang Lain, Maka Tidak Akan Berbahaya Baginya.

 

 

Powered by: GaluhCMS | Hosted by: GaluhWeb